Jelajahi Wisata Malam dan Kulineran di Kota Solo




Solo Diwaktu Malam, Tempat Ngumpul Asyik Sambil Kulineran Khas Solo

Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara yang menarik setiap bulannya kini hadir spot hiburan baru yang harus kamu datangin yaitu Solo Diwaktu Malam. Acara ini digelar rutin setiap Sabtu malam di kawasan Pasar Gede Solo atau tepatnya koridor Ketandan Solo mulai pukul 19.00-23.00 WIB. 

Dalam acara ini menawarkan berbagai hiburan seni, komunitas dan musik yang berbeda-beda setiap minggunya. Seperti penampilan musik dari Heavenly Band, Solo Fals Mania, K-Wins, Aircoustic Project, Green Band, Nagari Band, Jawul feat Gunscoustic, penampilan dari sanggar tari kota Solo dan masih banyak yang lainnya. 

Disini kamu juga bisa mencicipi aneka kuliner tradisional hingga kekinian seperti aneka tahu nusantara, bakso pojok, barakafood carabikang solo, chiang thai tea, chicken gunting, chikyuu juice, dapur unik den ayu, dimsum 86 solo, donat roro, es cemil dan kaloci nona manies, wedang ronde gobyos, sosis Solo restu, nasi liwet mbak lia, sate kere yu tari, lenjongan sekar, es dawet telasih, seblak, tahu gejrot, gendar pecel, tengkleng, aneka bebakaran, UMKM Sudiroprajan dan masih banyak yang lainnya. 

Event yang mengusung konsep akulturasi budaya Jawa-Tionghoa di Kota Solo ini mempunyai suasana yang hangat dan menyenangkan untuk dinikmati. Disini juga banyak spot menarik untuk kamu yang suka berfoto atau sekedar ingin menikmati kota Solo dimalam hari. Buat yang malam minggunya masih bingung mau kemana bisa ajakin teman, keluarga atau pasangan kamu kesini. 

Event Solo Diwaktu Malam bukan sekedar tempat kulineran tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan biaya ringan dan sistem adil, banyak pelaku UMKM pemula bisa mendapat kesempatan untuk tampil di acara ini. 





Solo is Solo "Street Art Market" Koridor Gatsu dan Ngarsopuro Night Market 



Solo is Solo dan Ngarsopuro Night Market menjadi event rutin yang digelar setiap Jumat dan Sabtu malam mulai pukul 18.00-23.00 WIB. Kawasan ini menjadi ruang publik yang hidup, tempat warga dan wisatawan berkumpul dalam suasana yang hangat dan penuh kehidupan di kota Solo.

Disini ada berbagai kegiatan menarik digelar seperti pertunjukan seni jalanan, festival kuliner, festival musik, pameran UMKM dan lain-lain. Acara ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata malam di Kota Solo tetapi juga memberikan peluang bagi masyarakat lokal untuk menampilkan kreativitas mereka.

Ada banyak seniman, kreator muda, dan profesional yang terlibat dalam acara ini. Secara khusus, mereka memamerkan beragam art merchandise di sepanjang koridor Gatsu. Mulai dari gantungan kunci, rajutan, lukisan, topi, kaos dan sebagainya dapat pengunjung saksikan proses pembuatannya. Kemudian apabila ingin menjadikannya sebagai koleksi, juga dapat membeli dari para pembuatnya.

Acara tersebut digelar untuk membantu perajin dan seniman memasarkan produknya sekaligus meningkatkan perekonomian dan kunjungan wisata Kota Solo. Selain itu, ada titik-titik spot foto yang menarik sehingga menjadikan koridor ini sebagai destinasi wiisata malam yang banyak dikunjungi, terutama oleh kalangan muda.




 

UNI PARJO, Wisata Malam Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke Solo



Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke) resmi digelar pada Sabtu (4/4/2026) di Pelataran Pasar Jongke, Solo. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat akulturasi budaya Minangkabau dan Jawa di Kota Solo.

UNI PARJO hadir sebagai ruang kolaborasi antara pelaku UMKM, komunitas budaya, serta masyarakat umum untuk merayakan keberagaman melalui sajian kuliner khas dan pertunjukan seni. Mengusung semangat kebersamaan, acara ini diharapkan mampu menjadi ikon baru destinasi wisata budaya dan kuliner di Solo.

Berbagai sajian khas Nusantara tersaji pada event ini, mulai dari aneka kuliner Minang seperti nasi padang, sate padang, soto padang, lontong padang, ketupat gulai tunjang, teh talua, ayam pop, talua barendo, krupuak janggek, gulai cincang, kopi talua, the kawa dan kuliner jawa seperti nasi pecel, nasi liwet, sate kere, bakmi, mie ayam, bakso, leker, serta minuman tradisional seperti , wedang uwuh, dan ronde, kue kering, kleman, dan camilan jadul

Selain kuliner, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan hiburan dari KlaNesia Band feat Uda Robby, serta pertunjukan seni pembuka yang melibatkan seniman dari ISI Surakarta, menghadirkan nuansa budaya yang kental dan autentik.

Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Surakarta, Ikatan Keluarga Minang dan Paguyuban Pedagang Pasar Jongke, sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi lokal dan penguatan identitas budaya daerah.

Melalui UNI PARJO, diharapkan tercipta sinergi antara budaya Minang dan Jawa yang tidak hanya memperkaya khazanah budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan Pasar Jongke.

Acara UNI PARJO, Festival kuliner budaya Minang dan Jawa (Raso Minang Jowo, Tradisi Basamo di Jongke) digelar rutin setiap Sabtu Malam mulai pukul 18.00-23.00 WIB di halaman Pasar Jongke Solo.




Komentar