Jali Liwet, Bisa Obati Kanker dan Diabetes

 




Salah satu liputan yang menarik itu ketika meliput sesuatu dan mendapatkan pengetahuan baru wkakakaka. Tahun 2019, saya ditugaskan untuk meliput acara pameran produk di Solo Trade Expo 2019. Acara yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kota Surakarta ini bertujuan untuk memamerkan produk-produk unggulan dari UMKM binaan dinas, BUMN, BUMD dan swasta. Pameran ini juga sekaligus membantu pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Saya berkeliling dan melihat beberapa stan pameran di Pendhapa Balaikota Surakarta. Saat itu, ada sekitar 120-an stan yang turut meramaikan acara Solo Trade Expo 2019. Stan-stan tersebut berasal dari berbagai bidang usaha, seperti fashion, kuliner, aksesoris hingga otomotif.

Lha kok ada stan menarik dengan tulisan Jali Liwet, opo kuwi? Karena penasaran saya wawancara sekalian saja buat artikel. Jali Liwet salah satu produk binaan dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Surakarta. Ini merupakan produk yang dihasilkan pelajar SMA Muhammadiyah Program Khusus Surakarta. Produk ini ternyata pernah memenangkan lomba kreativitas dan inovasi dalam ajang Krenova 2019 kategori pelajar.

Jali Liwet adalah produk tanaman Jali (biji-bijian dari suku padi-padian yang berbentuk oval, keras dan berwarna putih). Tumbuhan bernama latin Coix lacryma-jobi L ini berasal dari Asia Timur dan juga Malaya. Tapi sekarang tumbuhan ini sudah tersebar di berbagai penjuru dunia Ini merupakan tanaman liar yang tumbuh dimana-mana dengan daun panjang dan runcing. Tanaman ini bisa ditemukan di area persawahan dan tanaman ini aman dikonsumsi.

Tanaman biji Jali bisa diolah menjadi bahan pangan bergizi tinggi. Jali Liwet berbentuk biji-bijian setelah diolah bentuknya akan mirip seperti kacang tanah. Ini bisa diolah menjadi bubur herbal yang mengandung karbohidrat. Saat itu juga dijelaskan cara mengolahnya, Biji Jali yang sudah dicuci, direndam selama kurang lebih tiga jam agar teksturnya sedikit lebih mengembang. Setelah itu, Jali tinggal ditiriskan dan diolah dengan cara direbus atau dikukus hingga lunak seperti memasak nasi liwet. Jali Liwet rempah juga berkhasiat bagi penderita diabetes karena dapat mengontrol gula darah, serta obat tradisional untuk melawan kanker.

Selain Jali Liwet, terdapat tiga produk lainnya yaitu tempat sampah pintar (Difabel Sukses Mandiri) dan alat jasa potong & gafir  (Acrylic, Cutting dan Engraving). Stan ini bersebelahan dengan stan Jali Liwet, sedikit keterangan mengenai tempat sampah pintar ini. Spesifikasi khususnya untuk akses bagi difabel. Jarak deteksi sensor ke obyek 75 cm. Pintu automatis terbuka bila obyek berada dalam jarak 75cm. Pintu automatis tertutup bila obyek diluar jarak 75 cm. Penanda audio akan berbunyi seiring pintu terbuka dan tertutup (memudahkan difabel netra).

 



Komentar