Ayo bahas sedikit tentang dunia
investasi, yang sederhana saja karena saya juga belum terlalu paham sepenuhnya
tentang seputar dunia investasi. Saya hanya iseng tentang bisnis ala highclass
ini. Sebelumnya saya sudah browsing tentang sistem trading saham. Tempat yang
saya datangi cukup besar karyawannya pun terlihat kece dan saya berbaur dengan
memakai pakaian ala kadarnya yang penting sopan hahahaha. Setelah saya duduk
beberapa saat kemudian acara dimulai. Ada 3 sesi dalam acara tersebut
pembahasan tentang profil dan sistem di perusahaan tersebut. Mereka juga
menjelaskan bagi yang ingin bergabung bekerja diperusahaan sebagai wakil
pialang.
Ada banyak istilah yang digunakan
dalam dunia pasar modal.Ada juga simulasi caranya jual beli saham, pada saat
saham turun maka dibeli kemudian menunggu saat saham naik lalu dijual berdasarkan
perkiraan dan perhitungan dalam saham (permainan pasar modal seperti ini
seperti taruhan ya tapi). Mereka melanjutkan penjelasan sistem yang ditawarkan
perusahaan melalui 3 cara yaitu Forex, Index saham dan komoditi untuk para
penanam saham. Mereka merupakan perusahaan fasilitator dari penanam modal ke pasar
modal. Nah, saya baru tahu ada Bursa Berjangka Jakarta, setahu saya tentang
saham itu ya di Bursa Efek Indonesia saja. Kalo pas baca koran atau berita televisi
kan ada tuh rubrik kolom Ekonomi bisnis bagian yang IHSG (Index Harga Saham
Gabungan) berupa grafik atau box mata uang dan valuenya tu para bos-bos besar
(pengusaha) mantau saham mereka gimana, aman gak, naik atau turun tuh saham
perusahaan.
Pasar modal buka pukul 06.00 wib –
04.30 wib setiap hari kecuali sabtu dan minggu. Istilah Lot adalah satuan
kontrak yang digunakan dalam setiap transaksi yang dilakukan. Besarnya 1 Lot
setiap broker forex atau pialang berbeda. Nilai standar 1 Lot adalah $10. Acuannya
USD kedalam rupiah, 1$ = Rp. 13,325.00 per (05/02/2017).
1 lot = quantity contract size
$100.000 (reguler). 0,1 lot = quantity contract size $10.000 (mini). Perhitungan
Margin = Jumlah lot x 100.000 x % margin (untuk yang memakai satuan quantity).
1 Lot –
50 Lot =
150.000
51 Lot – 100 Lot =
160.000
101 Lot – 150 Lot =
170.000
151 Lot – 200 Lot =
180.000
201 Lot – 250 Lot = 190.000
251 Lot – dst = 200.000
Bursa berjangka itu memperjual
belikan kontraknya jual beli komoditi, kontrak tersebut dibuat antara
pihak-pihak yang saling tidak tahu lawan transaksinya. Semua kontrak yang
terjadi harus didaftarkan pada otoritas bursa setempat. Bursa berjangka selaku
penyelenggara dan penanggung jawab bursa perdagangan berjangka namun kliring
dan penyelesaian transaksi dilakukan oleh kliring berjangka juga ada bursa
komoditi. Sedangkan Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange
(IDX) adalah bursa hasil penggabungan Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek
Surabaya (BES) demi efektivitas operasional dan transaksi, penggabungan pasar
saham dengan surat berharga yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman (obligasi)
dan kontrak bilateral atau perjanjian penukaran pembayaran yang nilainya
diturunkan yang menjadi acuan pokok atau produk turunan (derivatif) misalnya
index, saham, deposito, tingkat suku bunga. Bursa Efek Indonesia berada dalam
pengawasan OJK. Produk investasi berupa obligasi, wadah pengelolaan dana bagi
sekumpulan investor untuk berinvestasi dengan cara membeli unit penyertaan (Reksadana)
dan saham.
Forex (foreign exchange) adalah satuan
mata uang asing sebagai alat pembayaran yang sah atau biasa disebut valas
(valuta asing), misalnya AUD (Australian Dollar Rates), EUR (Euro Rates), JPY
(Japanese Yen Rates), USD (United States Dolar Rates) dll. Index saham adalah
ukuran statistik dari perubahan saham-saham yang mewakili pasar secara
keseluruhan, mengukur secara rata-rata setiap pergerakan harga saham-saham yang
tercatat di bursa efek walaupun tidak mencakup semua saham yang tercatat di
bursa. Komoditi adalah sumber daya pasar mentah seperti logam, emas, energi,
produk pertanian, perak yang mana komoditi tersebut dibeli dan dijual dalam
kontrak yang telah distandarisasi.
Para nasabah yang ingin menanam
saham di pasar modal tidak bisa langsung tanpa melalui perusahaan sekuritas
atau perusahaan fasilitator. Semua perusahaan sekuritas yang resmi wajib
terdaftar atau mempunyai hak izin di Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan
Berjangka Komoditi). Nah, sekarang banyak kan perusahaan investasi bodong setelah
para nasabah menanam sahamnya perusahaan sekuritas yang tidak resmi bisa kabur
begitu saja atau collapse. Sementara para
pialang atau marketingnya pasar modal bisa kena tuntutan kalaau tidak resmi. Pialang
atau broker adalah orang yang bertindak sebagai perantara jual dan beli atas
efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan emiten dari aktivitas tersebut
pialang mendapatkan fee atau komisi. Yang membuat saya heran tentang perusahaan
sekuritas ini kenapa forex of cooperate countriesnya tidak ada dari middle east
country. Target investor pun minimal harus 100 juta per transaksi ini berisiko
tinggi. Investor pun pasti dari kalangan menengah atas dan rata-rata investor
asing. Sistem transaksinya rata-rata secara fintect. Investasi melalui pasar
modal berprinsip high risk high return semakin
tinggi return yang diberikan maka semakin tinggi resiko yang dihadapi karena perputaran
dana investasi yang rata-rata tinggi sedangkan pasar uang atau yang sering
dikenal dengan tabungan di bank, deposito dll.
Saya yang sangat awam yang
bersinggungan dengan hal seperti ini, saya kadang bertanya-tanya apakah sistem
seperti ini halal atau haram. Saya menemukan artikel adanya saham syariah di
Indonesia. Ini mirip transaksi keuangan di bank konvensional dan bank syariah. Adanya
Jakarta Islamic Index yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah yang diterbitkan
oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Salah satu index saham yang menghitung index
harga rata-rata saham yang memenuhi kriteria syariah (pasar modal syariah)
seperti di Malaysia. Tujuannya meningkatkan kepercayaan investor untuk
melakukan investasi pada saham berbasis syariah dan dapat mendukung proses
transparansi dan akuntabilitas saham. Indeks saham yang mencerminkan
keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yaitu melalui Indeks
Bursa Syariah Indonesia atau Indonesia Sharia Stock Index yang menggunakan
semua saham yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah dan diterbitkan oleh OJK.
Nah, gimana bingung kan,,, saya pun
juga masih bingung hahaha. Ingin lebih jelasnya silahkan searching di eyang
google atau tanya yang lebih ahli di bidang ini. Berasa belajar mata kuliah
Ekonomi Manajemen Peminatan Pasar Modal hohohoho.
Sumber: wikipedia.



Komentar
Posting Komentar