Solo International Art Camp 2026 kembali digelar di Kota Solo. Ajang seni internasional yang berlangsung 16-27 Juli 2026 itu menghadirkan seniman profesional dari 28 negara untuk berkolaborasi dan menghasilkan karya seni.Total peserta workshop utama berjumlah 80 orang seniman profesional, yang terdiri dari 65 delegasi mancanegara dan 15 seniman lokal pilihan.
Tahun ini, SIAC #5 mengusung tema universal yang sangat relevan yaitu "Rewriting Tomorrow" (Menulis Ulang Hari Esok). Konsep ini diangkat sebagai respons adaptif terhadap situasi dunia saat ini yang penuh tantangan, mulai dari isu krisis energi global hingga ketidakpastian geopolitik yang sudah dirasakan imbasnya di dalam negeri.
Melalui tema ini ingin mengajak para seniman dari berbagai penjuru dunia untuk bisa menceritakan harapan mereka mengenai masa depan bumi dalam wujud karya nyata. Para peserta akan menuangkan isi pikiran mereka secara langsung dalam medium seni lukis maupun patung.
Sejumlah negara yang mengirimkan delegasi dalam SIAC 5 antara lain Australia, Bangladesh, Belgia, Brasil, Bulgaria, Kamboja, Tiongkok, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Lituania, Mongolia, Myanmar, Nepal, Filipina, Polandia, Rusia, Serbia, Singapura, Spanyol, Sri Lanka, Thailand, Turki, Amerika Serikat dan Vietnam.
Selama pelaksanaan SIAC 5, masyarakat dapat menyaksikan proses kreatif para seniman melalui kegiatan workshop melukis dan memahat pada 17-21 Juli di Gedung Sasana Krida Kusuma Manahan Solo. Salah satu seniman yang melakukan workshop yaitu Casey Chen asal Singapura.
Ia adalah seorang a Bachelor of Design from The Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) Melbourne Australia. Keahliannya mencakup berbagai bidang seperti brand design, furniture, jewellery, product design, sculpture and authoring three books.
Karya Casey Chen yaitu Sketch Match Point 6 2025 with Mixed Media on Linen 61×45 cm. Dibelakang karyanya tertera tulisan maknanya "Match point reimagines the burned match as a gentle reminder of our power to act. Like the final moment in a game, it captures the pause where everything can still change. The message is simple : all we need to do is extinguish the flame. Each piece holds that quiet, hopeful choice - to step in, take control and turn toward renewal".
Selain kegiatan workshop masih ada rangkaian kegiatan lainnya dalam Event Solo International Arts Camp 2026 di Kota Solo:
* Welcoming Dinner
Tanggal: 16 Juli 2026 (19.00 - 21.00 WIB)
Lokasi: Sasana Krida Kusuma
* Art Workshop (Melukis dan Memahat Terbuka untuk Umum)
Tanggal: 17 - 21 Juli 2026 (Full Day)
Lokasi: Sasana Krida Kusuma
* Traditional Dance (Diikuti oleh 3 sanggar lokal bergantian)
Tanggal: 17 - 21 Juli 2026 (17.00 - 18.00 WIB)
Lokasi: Sasana Krida Kusuma
* Artist Talk (Diskusi konsep & transfer ilmu seni)
Tanggal: 17 - 21 Juli 2026 (19.00 - 20.00 WIB)
Lokasi: Sasana Krida Kusuma
* Cultural Parade (Kirab Busana Adat masing-masing negara)
Tanggal: 19 Juli 2026 (07.00 - 09.00 WIB)
Lokasi: Area CFD Ngarsopuro - Solo
* City Tour (Pengenalan pariwisata sejarah dan destinasi Solo)
Tanggal: 22 - 23 Juli 2026 (Full Day)
Lokasi: Destinasi Wisata Solo
* Opening Exhibition (Peresmian pembukaan pameran utama)
Tanggal: 23 Juli 2026 (18.00 - 21.00 WIB)
okasi: Taman Balekambang (Balekambang Park)
* Art Exhibition (Pameran hasil karya seni rupa terbuka untuk publik
Tanggal: 24 - 27 Juli 2026 (Full Day)
Lokasi: Taman Balekambang (Balekambang Park)




Komentar
Posting Komentar